Menu


Jajak Pendapat

Informasi tentang SMK anda peroleh melalui media apa ?
Televisi
Radio
Internet (Web, Milis dll)
Surat Kabar
[ HASIL ]

Statistik

Anda pengunjung ke : 47975060
Panggil halaman : 0.0079
Update terakhir : 10/Aug/2013

 

 

  »» BIDANG STUDI KOMUNIKASI


Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan smk, salah satu infra struktur yang diperlukan adalah sarana komunikasi yang efisien dan efektif. Saat ini memang ada sarana telepon, fax dan pos. Dengan perkembangan teknologi komunikasi, dikmenjur akan mempergunakan e-mail sebagai salah satu sarana komunikasi antar direktorat dikmenjur - bidang dikmenjur propinsi - p3g - smk- industri kecil/menengah dan instasi lain yang terkait.

Untuk membentuk jaringan komunikasi tersebut, dikmenjur secara sistematis dan terencana melakukan peningkatan pengetahuan staf di direktorat/bidang/sekolah dan masyarakat yang berminat.
Saat ini perwakilan bidang dikmenjur dari 26 propinsi sedang dilatih di SMKN 57 Ragunan, bagaimana membuat, mengembangkan e-mail serta homepage. Diharapkan Mereka setelah pulang menjadi tim inti di tiap propinsi dalam mendesiminasikan Pengetahuan tentang internet, homepage kepada staf bidang lainnya serta kepada guru Komputer dan kepala sekolah smk di daerah mereka masing-masing.

Perkembangan alamat e-mail serta homepage ini akan kita monitor setiap 6 bulan, sehingga bisa diharapkan dalam 2 tahun hampir seluruh smk baik negeri ataupun swasta mempunyai alamat e-mail maupun homepage. Memang ada beberapa smk karena lokasi dan lain sebab tidak mempunyai tilpon, sehingga mereka sulit mengakses email mereka, tetapi dengan adanya warnet di kantor pos, hal tersebut bisa di atasi. Saat ini ada lebih dari 760 smk negeri dan 3400 smk swasta yang tersebar di seluruh Indonesia, dimana populasi smk yang terbesar adalah sumut, jabar, dki, jateng, jatim, dan diy.

Sejak bulan agustus 1999 progam internetisasi di gelar, sudah lebih dari 60 alamat e-mail smk maupun guru smk yang bergabung dengan mailinglist dikmenjur. Keuntungan bila sistem jaringan inforamsi ini terbentuk, komunikasi antar direktorat dengan bidang -pppg - smk - dan instasi lain akan lebih cepat terjalin. Misalnya, informasi tentang kurikulum baru, tempat magang di industri dalam negeri maupun luar negeri, hibah bergulir, penataran guru/kepala sekolah, peraturan baru, masalah-masalah di lapangan dll dapat dengan cepat sampai pada titik-titik paling ujung atau smk yang membutuhkan dengan cepat sekali. Hal ini sangat efisien sekali dan efektif, karena hanya dalam waktu 5 - 10 menit seluruh smk yang tergabung dalam mailing list dikmenjur akan mendapat informasi yang sama, sehingga mereka dapat menyiapkan segala sesuatunya lebih baik.
Begitu juga komunikasi antas smk, dalam hal tukar pengalaman dan informasi, akan dapat terjadi dengan baik sekali, sehingga dengan motto "'belajar bersama, saling membantu satu dengan lain", mutu pendidikan smk dapat ditingkatkan dan menjadi sekolah warga dunia. Contoh lain, siswa smkn 8 makasar yang sedang magang di singapura dan malaysia , dapat berkomunikasi dengan sekolah serta orang tuanya di makasar setiap minggu, melalui internet dengan pulsa lokal ,sehingga guru dan orang tua dapat mengetahui kemajuan pelatihan serta kondisi setiap siswa di negara tersebut.

Selain hal diatas, juga akan memudahkan komunikasi dengan sekolah sejenis di negara lain, bila kita bisa menjadi anggota 'sekolah perusahaan', dimana bila sekolah kita menjadi anggota jaringan ini, murid smk bisa berlatih seperti di perusahaan export import, lengkap dengan bagaimana cara membuat pesanan, l/c, mengirim barang, mengirim uang dll keluar negeri maupun dalam negeri. Latihan ini baik untuk siswa dan gurunya untuk berlatih dengan hal yang riel dengan biaya yang ringan, karena semua kegiatan ini memakai email, tetapi barangnya serta uang yang dikirim tidak ada(dummy). Di eropa dan di usa, sekolah manajemen dan bisnis yang melakukan kegiatan ini.
Kalau jaringan ini terbentuk, akan merupakan suatu sarana komunikasi jaringan sekolah yang luar biasa efektif dan efisien dalam meningkatkan mutu pendidikan smk di Indonesia, sehingga tidak ada alasan lagi kurang informasi karena jauh dari pusat dll. Dan sekolah kita diharapkan menjadi sekolah warga dunia.

Mulai tgl 17 s/d 30 Januari 2000 di programkan secara serentak di 26 ibukota propinsi
Pelatihan internet dan homepage untuk staf bidang dikmenjur, kepala sekolah/guru komputer smk regional center, serta smk yang berminat. Tim pelatihnya adalah tim SIM direktorat dikmenjur dan tim bidang yang sekarang dilatih di jakarta sekarang ini. Bagi smk yang berminat, harap menghubungi bidang dikmenjur propinsi. Bila peminat cukup banyak diharapkan ada pengaturan dari bidang, pembagian kelasnya.

Mulai bulan Febuari 2000 diharapkan bidang dapat mengatur pelatihan ini secara sistematis di propinsinya masing masing, dengan biaya gotong royong, sehingga jaringan antar Smk dapat lebih cepat terbentuk.Bagi SMK yang mampu, disarankan untuk membuka warnet pada lab. Komputernya,sehingga siswa dan masyarakat industi kecil disekitar sekolah trsebut mendapatkan manfaat dalam mengembangkan pengetahuannya serta bisnisnya. Hal ini sebagai salah satu upaya memberdayakan masyarakat di sekitar sekolah melalui Penyebaran pengetahuan/modul yang dimiliki sekolah, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari keberadaan sekolah kejuruan tersebut.

Tahap berikutnya adalah pembuatan homepage, dengan ada homepage masing-masing sekolah, promosi produk unggulan sekolah maupun kegiatan lain dapat dilakukan dan disebar luaskan, baik dalam negeri maupun ke luar negeri. Terutama bila dikaitkan dengan potensi pariwisata, industri kecil/kerajinan , kesenian dll hal ini akan mempercepat roda perekonomian daerah tingkat II , dan di harapkan meningkatkan pula PAD.
Dalam persiapan otonomi, Bupati dan jajarannya harus jeli mecari peluang kegiatan yang dapat meningkatkan PAD, SMK adalah salah satu institusi yang dapat mencetak sdm yang akan membantu meningkatkan kegiatan ekonomi di daerah tersebut. Lihat homepage SMKN 1 Ciamis dan SMKN 8 Makasar dimana informasi pariwisata daerah tersebut dengan mudah didapat.(objek wisata, hotel, tarif dll).

Kita harus meningkatkan mutu sdm kita secara sistematis dan terukur, bila kita tidak mau tertinggal dengan negara lain, atau menjadi penonton dinegara sendiri, pada saat pintu tenaga kerja di buka pada thn 2003. Untuk menhindari ini kita harus bekerja keras mengejar ketinggalan kita.

Jakarta 1 Januari 2007



Dr. Joko Sutrisno
Direktur Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan 


Update terakhir : 2009-02-11 13:20:51, 34099 hits
 
Tahukah anda ?
^top^

« Kembali
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan 2014 All Right Reserved
Gedung E lt 13, Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta